Senin, 19 Januari 2015

17 Juni 2012 #2

17-06-2012
Sebelumnya dalam tulisankan untuk postingan judul ini aku menulis di sore hari, tanggal 30 Januari 2013 setahun setelah tanggal dari judul ini. Dan hari ini adalah bulan yang sama ditanggal dan tahun yang berbeda dari dari tulisanku untuk judul ini.

Lagu "Fix You - Coldplay" kuputar kembali untuk menemaniku menulis lagi melanjutkan cerita ini, entah kenapa aku suka lagu ini. Katanya Chris Martin membuat lagu ini ketika sang Kekasih Gwyneth Paltrow dalam kondisi keterpurukan, saat dia tidak tahu harus berbuat apa untuk kekasihnya. Dan Chris bertanya kepada sang kekasih apa yang harus dia lakukan dan perbuat agar semua kembali baik, lalu Gwyneth Paltrow menjawab "Peluklah aku, tetaplah selalu disampingku, sebab hanya kamulah satu-satunya hal yg bisa memulihkan ku, membuatku lebih baik". Ini sepenggal dialog cinta mereka yang diabadikan dalam lagu, lagu yang kini selalu terasa enak di dengar walau lagu ini sudah cukup lama diciptakan tahun 2005 dan mnjadi Hits diberbagai negara di dunia. Sebelum tahu cerita dibalik tercipta lagu ini aku sudah sangat menyukainya sejak kemunculanya.

Back to story, setelah perkenalan aneh tapi indah itu singkatnya aku semakin dekat dan komunikasi semakin sering dan sering. Kadang sehari tanpa "SAY HI" rasanya aneh dan seperti ada sesuatu yang kurang dalam hari - hariku kala itu. Apa mungkin benar aku jatuh hati, jatuh cinta, jatuh asmaraku terhadapnya..? tapi aku belum prnah tahu dia, siapa dia dan ini sesuatu yang berbeda dalam hidupku. Sampai pada suatu malam aku semakin gila, ya gila melamunkan dia untuk bisa ada di depan mataku dan ku katakan "HAI" lalu senyumku tumbuh begitu saja bahagiaku naik level. Selain itu aku sering berpikir apakah dia juga memikirkan hal yang sama seperti yang aku pikirkan.

Oke oke oke,,, aku pikir ini cinta ini cinta yang tumbuh tulus tanpa harus tahu siapa dia, dan sebelumnya pun aku berpikir bahwa dia bidadari yang Tuhan kirim buatku, dan aku semakin yakin akan hal itu setelah komunikasi kami berjalan baik. Didalam komunikasi kami ada waktu yang tak lazim, ya.. dini hari kala orang - orang sudah bermimpi di tengah cerita mimpi mereka. Dia selalu terbangun dini hari, entah kenapa hal itu sering terjadi padanya padahal itu sangat buruk buat istirahatnya. Tanpa peduli waktu aku ingin selalu berusaha ada buat waktunya, waktu dimana dia tidak merasa punya teman untuk diajak ngobrol dan disitulah kesempatan terbaiku untuk memperlihatkan bahwa aku ingin ada untuknya. Walapun dinihari, komunikasi kami sering terganggu karena jaringan signal yang kurang baik dirumahnya untuk operator seluler yang kami pakai, dan itu tidak memudarkan semangatku untuk menemaninya kala malam terlalu malam dan pagi terlalu pagi.

Kebiasaan dia terbangun malam sering aku ingatkan bahwa itu tidak baik untuk durasi istirahatnya, aku menyarankan setelah selesai ibadah shalat malam alangkah baiknya dia bisa istirahat kembali dan terbangun di subuh hari. Dia pun mulai mengikuti anjuranku yang bukan seorang dokter, tapi aku rasa istirahat cukup sangat perlu buatnya, apalagi dia akan menghadapi banyak schedule menjelang ujian akhir SMA nya.

Menjelang ujian semakin dekat aku atur jarak komunikasi dengan dia, aku ingin dia fokus dan bisa lulus baik untuk membanggakan orang tuanya dan bisa lanjut kejenjang Universitas yang baik yang sesuai keinginan dia. Opsi Universitas dia ada di tiga kota kalau gak salah, Jogja, Bandung dan Purwokerto. dan kota - kota itu cukup jauh dari kota kelahiran kami berdua, tapi aku yakin dia mampu menaklukan sosial di kota - kota besar dengan nama Universitas yang baik itu. Dia kelihatan pendiam tapi dia sangat berani dan baik dalam bersosial, ramah tamah nya bukan lagi cerita yang terpangpang dalam namanya tapi hal yang nyata dalam hidupnya.

Ujian akhir telah datang, galau dan bimbang menghampirinya dan aku selalu berusaha buat ada dan meyakinkanya bahwa semua akan baik dan sesuai apa yang dia inginkan. Lonceng kelulusan sebentar lagi berkumandang dan cemas serta rasa tegang hinggap dihati dan bahu dia, dan lagi - lagi aku ingin disampingnya untuk meyakinkanya lagi bahwa semua akan baik dan sangat baik. Hingga akhirnya dia lulus dengan memuaskan menurutku, kegembiraan itu seakan aku lihat dengan kepala mataku walau aku tak secuilpun memandangnya. Akan tetapi hati ikutku bergembira ketika dia bilang dia lulus, aku sangat dan sangat bergembira kala itu. Lalu akupun mulai sedikit mengingatkan bahwa ini bukan akhir tapi awal dimana dia akan menghadapi sosial masyarakat yang sesungguhnya dengat star sebagai mahasiswa.

Momen ini terjadi di bulan Juni dan Juli tahun 2012, saat bulan Juni dan Juli saat dimana komunikasi kami sering berlangsung kala suasana hening dan semua orang tertidur dan mencapai klimaks mimpi mereka beristirahat. Pagi dinihari tanggal 17 Juni 2012 dimana aku sangat gelisah dan benar - benar tidak bisa tidur, aku ingin segera menjadi kekasihnya ingin menjadi laki - laki yang paling beruntung mendapatkanya. Aku sangat bingung pada malam itu, aku ingin menelephone nya tapi takut dia sedang tidur, sedang beristirahat karena lelah dari aktifitasnya. Sekali lagi Tuhan sangat baik, karena malam itu dia terbangun dan memulai komunikasi dengaku via sms kemudian aku telephone dengan kalimat "HAI" sebagai pembuka, saat komunikasi dini hari itu terjadi aku menyatakan cinta kepadanya dan itulah dimana awal komunikasi kami untuk menjalin kasih sebagai kekasih, mungkin ini abstrak tapi keyakinan hatiku akan hal ini sangat besar dan aku tak ingin kehilangan sesuatu yang baik yang datang dari dia. Ini cinta yang cukup aneh dengan star yang berbeda dari kebanyakan orang dan teman - teman kami.

17 Juni 2012 adalah hari dimana kami menjadi sepasang kekasih, memulai hari untuk berdua dan bersama walau raga tak bersama. Dan inilah garis besar dari judul postingan blogku kali ini, mungking "Fix You - Coldplay" adalah lagu yang tepat buatku untuknya karena aku ingin dia merasa bahwa semua akan baik selama dia ada dalam hatiku...( to be continued )

Sabtu, 05 April 2014

Cinta itu hanya kata, dan kata yang tidak bermakna tulisan atau peraturan.

Sore ini aku memulai kembali membuka lembaran disini dan menulis kembali, aku ingin memulai untuk melanjutkan tulisan - tulisanku sebelumnya  dan melanjutkan cerita - cerita yang sempat terhenti. Melanjutkan tulisanku sebelumnya aku harus memulai dalam momen yang cukup baik dan saat ini aku belum mendapatkan hal itu.

Cinta, sedikit mau berbagi walau tanpa dasar ilmu pengetahuan yang sama sekali belum pernah aku temui baik itu di intasi atau sosial. Kata ini sangat dipuja sangat di idamkan berbagai ras, suku, bangsa dan individu manusia di dunia ini. Mencari dan mencari tentang definisi kata ini sampai kapapun sepertinya tidak ada definisi yang bisa dipertanggung jawabkan. Tidak ada aturan tidak ada yang salah dalam kata Cinta, maknanya bisa ribuan bahkan jutaan.

Cinta, dari kata ini tumbuh berbagai rasa, berbagai warna, berbagai puisi, berbagaia lagu. Mungkin ini salah satu yang membuat kita sering mendengarkan banyak lagu-lagu bertema cinta, syair dan sajak bertema cinta karena cinta seperti tidak ada batasan bahkan mungkin tidak akan pernah habis untuk digali.

Mungkin kalau bicara ilmu biologi dan ilmu kedokteran kata cinta akan ada klimaksnya, dan itu sangat bisa kita pahami. Kalau bicara tentang polemik pasti rata - rata kita akan berbicara bahwa kita sedang mencari yang terbaik dalam hidup kita atas dasar kata cinta ini sendiri. Tapi satu hal yang harus kita kaji lebih dalam dan jauh adalah kalimat mencari yang terbaik buat hidup kita adalah kalimat yang membunuh kita secara perlahan. Karena kalau kita mencari terus yang terbaik dan pasti suatu saat kita akan meninggalkan yang kita miliki ini maka satu yang harus kita pegang adalah komitmen.

Selingkuh itu mungkin kata yang dibenci karena itu adalah penghianatan, dari situ kita harus memperlajari hal ini. Bahwa ada yang tidak baik disini, karena ini salah dan sangat salah. Alasan kenapa ada kata selingkuh itu dua, pertama dia belum bisa memberikan yang terbaik buat pasangannya dan yang kedua adalah kebalikannya yaitu pasangan belum bisa memberikan yang terbaik buat dia. Kita juga harus peka terhadap alasan ini dan kenapa ini bisa terjadi, mungkin dua hal ini yang bisa aku tulis dari berbagai alasan - alasan kenapa selingkuh bisa terjadi.

Kembali lagi dari polemik selingkuh, dua alasan itu mengingatkan kembali kepada kita bahwa yang terbaik selalu ada dan akan akan ada, tapi yang terpenting adalah komitmen. Sebuah kata yang mengikat kita untuk tetap dalam sebuah lingkaran, lingkaran yang dibangun oleh sepasang pelaku cinta.

Cinta sangat rumit, karena logika, emosi, teori, bahkan hitungan belum bisa aku buktikan dalam konteks nyata. Mungkin ada sebagian yang memaknai cinta berdasarkan ilmu - ilmu itu dan bagiku itu tidak karena bagiku cinta itu adalah alas putih yang harus kita isi tanpa sebuah pertanyaan. Karena cinta itu memberikan dan kita yang membawa dia untuk kemana kita mau. Cinta adalah mana yang akan di jalani, arah mana yang akan dituju? Pilihan salah terkadang membawa kita kearah benar, pilihan yang benar bukan jalan menuju pengalaman. Saat di hadapkan pilihan, pilih untuk menjalani.

Selasa, 25 Maret 2014

come back . . . ???

Hahahahahaaaaa... membuka blog ini seperti membuka gudang yang cukup lama di tinggalkan, debu disana - sini dan mungkin sarang - sarang spiderman bertebaran.

Sudah sangat lama ini terabaikan, dan bukan maksud melupakan. Beberapa hal setelah tulisan terakhir aku makin sibuk aja..( sibuk nganggur tanpa kerjaan yang menghasilkan uang ). Waww berapa banyak yah yang harus aku tulis setelah ini..?? jadi berapa judul yah...?? belum lagi ada judul yang "to be continued"

Sebenarnya aku mulai membuka gudang yang berantakan ini karena kemarin secara tidak langsung ada teman yang mentions di twitter dan dia tiba - tiba membahas salah satu judul tulisanku. Padahal aku hampir sudah tidak pernah mengunjungi Blog ini.. :D.

Dari kejadian itu aku ternyata kepikiran untuk membuka dan memulai lagi, walau bingung harus memulai dari mana....??? Dan sekarang aku sudah membuka ini, lalu apa yah yang mesti aku tulis..?? Hoammmm bingungggg.....

Anggap saja ini sebagai gurauan untuk mengembalikan daya imajinasiku dalam menulis, jadi pada tulisanku kali ini aku tidak akan membahas apapun.. :D

Yang pasti besok, aku akan memulai lagi ceritaku yang tertunda baik yang baru setelah cerita - ceritaku yang lama. 

Senin, 17 Juni 2013

Pulang


Apa kabar mungkin itu kalimat yang tepat untuk aku ucapkan dimalam ini pada blog ini, sudah lama aku tidak lagi berkowar – kowar disini. Bukan tanpa alasan aku meninggalkan ini semua, beberapa aktifitas kerjaku saat itu cukup menguras tenaga karena sebuah target pribadi. Targetku yaitu Resign, ya mengundurkan diri dan itu mungkin sangat aneh untuk di dengar. Mungkin akan menimbulakan banyak pertanyaan tentang keputusan ini, tapi cukup tahu saja karena aku tidak akan menuliskan alasan mengapa dan kenapa aku mengundurkan diri dari pekerjaanku, he,,he,,.

Oke mari kita kembali kepada judul tulisanku sekarang, pada akhir bulan April aku mendapat kabar keadaan Ibu sedang tidak baik dan katanya kondisinya memburuk. Khawatir dan cemas saat mendengar itu datang melebihi kecepatan Jet. Pikiran dan perasaan sangat kacau, ditambah pekerjaan yang sedang dalam zona klimaks ditambah hubungan dengan kekasih dalam proses cobaan. Araggthhh itulah kalimat yang bisa terucap saat semuanya datang bersamaan, terkadang aku ingin melempar dan membakar bahkan memakan semua tumpukan kertas yang ada dimeja kerjaku, membunuh setiap client yang menggampangkan semua proses kerjaan, seperti Mr “MT” yang selalu menggampangkan semua polemik kehidupan dengan modal kalimat “Super”, dan memaki pacarku yang selalu tidak bisa memahami keadaanku. Dan aku juga sadar ternyata hal – hal tersebut tidak dapat aku lakukan, mungkin karena itu bukan sikapku.

Tapi prioritasku adalah keadaan Ibu, aku tidak terlalu perduli dengan kerjaanku karena sebisa aku kerjakan akan aku kerjakan, lalu pacarku biarlah dia dan nanti juga dia kembali membaik sebab itu yang sering terjadi. Ibu.. Ibu... Ibu itu yang selalu aku pikirkan, bagaimana hari ini setalah kemarin belum ada kabar baik dan itulah yang selalu aku pikirkan setiap harinya.

Dan pada akhirnya aku mengambil sebuah keputusan untuk Resign dari kantor dengan beberapa pertimbangan karena aku rasa waktunya sudah tepat. Aku masih ingat tanggal 6 Mei aku mengajukan surat Resign dan besoknya aku take off pulang sekitar jam 09.00 Wib dari Medan-Jakarta. Selamat tinggal kota Medan dan maaf atas segala kesalahan, sampai ketemu dilain waktu. Aha ternyata target Resign ku tidak sesuai dengan harapan, ini genting ini keadaan bimbang dan aku harus segera pulang tanpa memperdulikan target Resign. Kerjaan sudah aku hand over pada team hebat dikantor (katanya) sudahlah biarkan saja mereka yang meneruskan, lagian kerjaan sudah sampai 70% dan aku rasa itu sudah tinggal enjoynya saja.

Seperti biasa dibandara Soekarno-Hatta aku di jemput sahabatku, dia saudaraku dia juga sahabatku dan dialah yang selalu menjemput dan juga mengantarkanku di Bandara Soekarno-Hatta. Bandara Soekarno-Hatta sudah seperti jembatan pertemuan kangen aku dengan sahabatku ini. Pelukan sahabat terpancar hangat dibandara ini, salam khas sahabat selalu aku ingat kalau aku sampai dibandara ini.

Kali ini aku tidak bisa singgah terlalu lama ditempatnya (Cikokol-Tanggerang) karena aku harus segera pulang ke Kuningan untuk memeluk Ibu tercinta dan Ayah, untuk menguatkan mereka bahwa kami sekeluarga bisa dan akan terus berusa untuk melewati semua cobaan Allah SWT. Karena aku yakin kami sekeluarga bisa melewati ini semua.

Rabu, 30 Januari 2013

17 Juni 2012 #1


17-06-2012
Hai apa kabar alas putih dalam monitor, apa kabar dunia keduaku. Sudah cukup lama aku tidak berbagi cerita, sudah cukup lama jari - jariku tidak menari karena irama pikiranku. Hahhhh... kangen juga ternyata yah..??? dan sore ini sebuah lagu "Coldplay - Fix You", secangkir kopi dan beberapa batang rokok menemaniku untuk menarikan jemariku.

Kali ini aku ingin cerita makna angka sebagai judul dari tulisanku yang gak penting ini. 17-06-12 adalah susunan angka yang membentuk tanggal, bulan dan tahun. Angka ini sangat bermakna bagiku, bermakna karena sesosok hawa dibaliknya. Yaa.. ini merupakan tanggal jadian aku dan dia pacarku yang sangat cantik dan manis, saat aku melihat senyumnya maka saat itu kebahagian ada diatas pundakku. Aku mencintainya dan seperti dia mencintaiku.

Kami bertemu di dunia maya tepatnya di Facebook, sebuah jejaring sosial yang sedang marak digunakan saat - saat ini. Saat itu aku yang add dia untuk jadi pertemanan, awalnya aku hanya iseng add dia karena dia mempunyai banyak teman sekampung denganku dalam Facebook nya, sementara identitas dia beralamat di Cirebon. Dari identitas dia itulah aku merasa penasaran, kenapa dia punya begitu banyak teman yang sekampung denganku dalam Facebook nya, bahkan dia berteman dengan adik pertamaku. Awal dari situlah aku add dia untuk jadi pertemanan dalam Facebook. 

Setelah dia komfirmasi pertemanan denganku aku mulai banyak memperhatikan foto - foto dia dalam Facebook, aku belaga bego untuk menanyakan siapa dia pada teman - teman yang terhubung Facebook dia dan aku. Rasa malu dan bercampur dengan rasa ingin tahu membuat aku salah tingkah saat memandang dia dalam Facebook, dan akhirnya aku pun mulai mengetahui siapa dia yang ternyata dia salah satu penduduk kampungku, dan itu berarti dia satu kampung denganku. Uaallahhhh... kemana aja aku selama ini, sampai - sampai aku gak kenal sosok hawa yang cantik dan manis dari kampungku. 

Pencarian tentang siapa dia pun terus aku lanjutkan setelah mengetahui dia adalah anak satu kampung. Yang jadi penasaran kenapa dia ada di Cirebon dan bersekolah di SMA 4 Cirebon..??? sementara yang aku tahu rata - rata anak kampungku meneruskan jenjang SMA/SMK biasanya di kabupaten. Aku mulai bertanya pada teman - teman dia yang aku kenal dan dekat denganku, aku ingin tahu kenapa dia bisa di Cirebon dan bukan di kabupaten..??? setelah aku mencari informasi ternyata dia tinggal sama saudaranya di Cirebon dan meneruskan jenjang sekolah dia disana, tetapi dia juga suka pulang ke kampung kalau libur semester.

Semakin hari semakin aku ingin tahu siapa dia dan sosok tentang dia semakin itu pula aku lupa akan apa yang aku lakukan ini. Hahahaha... ada apa ini? Hahahaha... kenapa ini? Hahahaha... ko bisa yah dia membawa aku untuk tahu siapa dia, dan dia juga membuat sebuah aktifitas baru dalam hidupku yaitu gemar memandang foto dia di Facebook, aku mulai like foto - foto dia di Facebook tanpa komen apapun karena merasa aku gak kenal dia dan dia gak kenal aku. Pernah suatu hari aku terbawa lamunan saat memandang foto - foto dia di Facebook, saat itu masih jam kantor dan tanpa di sadari dibelakang aku ada seseorang yang memperhatikan aku, dan sialnya lagi orang ini tetangga nya. Sumpah malunya saat itu, tapi itu bukan sesuatu yang negatif bagiku. Aku hanya malu, saat itu aku sungguh gak sadar bahwa dibelakangku ada orang yang memperhatikanku memandangi foto dia. Ohhh my God.... apa dia mengajaku untuk mengenal dia semakin dalam.

Kebiasaan baru pun tumbuh di dalam aktifitasku saat kerja, saat kerjaan mulai kosong sering aku habiskan untuk memandangi dia di Facebook. Dan saat itu aku ingin sekali mengenal siapa dia dan aku ingin berkenalan dengan dia, tapi apa aku harus pulang dulu ke Kuningan dan mencari moment saat dia pulang kampung, tapi masa iya aku harus melakukan itu? suatu hal yang belum aku ketahui hasilnya. Aku ingin kirim dia message di Facebook tetapi aku malu, aku takut dia mengabaikan itu semua. Yaaa Tuhan... bantu jagoanmu ini.. hahahaha... dan pada akhirnya Tuhan menunjukan kebaikan Dia untuk memudahkan hambanya yang sedang kesulitan ini. Aku memang sangat yakin Tuhan akan memudahkan perjuanganku ini, aku yakin suatu hari nanti Tuhan akan menunjukan kepadaku sebuah jalan untuk bisa kenal dia. dan pada akhirnya Tuhan mengirim seorang temannya kesini, ketempat dimana aku tinggal, di sebuah kota di pulau Sumatea dan tepatnya ibu kota Sumatera Utara. Saat itu teman dia berada disini untuk menyaksikan pernikahan abangnya yang kebetulan abangnya pernah bekerja satu kantor denganku. Saat teman dia disini aku mulai mencari informasi tentang dia, dan meminta nomer ponsel dia. dan pada akhirnya aku mendapatkan nomer ponsel dia, dan ternyata tidak cukup lama untuk mendapatkan nomer ponsel dari temannya ini, karena temannya ini merupakan tetanggaku di kampung. Nahhh inilah awal aku mulai masuk ke kehidupan dia, dan inilah jalan awal yang di tunjukan tuhan kepadaku.

Sekarang aku sudah dapat nomer ponsel dia, yang tinggal pijit tanda call di ponselku maka saat itu aku akan kenal suara dia. Tapi bukan ini yang pertimbangan dalam pikiranku, yang aku pikirkan saat itu adalah sebuah tanda tanya "ko bisa aku jadi begini, mencari identitas dia sampai dapat nomer ponsel dia. ada apa ini...???" hahaha aku mulai senyum - senyum sendiri saat memikirkan itu, Owwww apakah aku...?????? ah masa sihhh tapi aku belum kenal dia, belum tahu dia baik suara ataupun wajah.... ( to be continued ) :D


Rabu, 17 Oktober 2012

Rahasia


Ini hanya iseng sambil meneguk teh manis di sore hari ini serta membereskan berkas - berkas tak bernyawa yang berada di atas meja kerjaku ini. aku mendengarkan lagunya "Payung Teduh - Rahasia" yang disisipkan Puisi karya "Rahne Putri" dan liriknya yang indah.


By "Payung Teduh"
Tak ada sore dan udara menjadi segar
Tak ada gelap, lalu mata enggan menatap
Tak ada bintang mati, butiran pasir terbang ke langit
Tak ada fajar, hanya remang malam
Semua tlah hilang
 terserap matahari
Harum mawar memburu bulan
Rahasia tetap diam tak terucap
Untuk itu semua aku mencarimu
Berikan tanganmu, jabat jemariku
Yang kau tinggalkan hanya harum tubuhmu
Berikan suaramu, bawa semua bisikanku memanggil namamu
Atau kau ingin aku berteriak sekencang kencangnya
Agar seluruh ruangan ini bergetar oleh suaraku
 By "Rahne Putri"
Ini Rahasiaku
Tak ada gelap, segelap jauh darimu
Tak ada terang, yang seterang senyummu
Tak ada lagi bintang di mataku
Ketika bayanganmu menjauh, membentang
Kau buat rindu dan harapku melayang-layang.
Kamu pernah menjadi senja, menenggelamkan semua
Kini yang tersisa hanya aroma tawa
Yang tersisa hanya harum air mata
Lalu aku mencari suaramu
Kuobrak-abrik namamu
Aku mencari wujudmu
Aku mencarimu
Dan terus mencarimu …

Rabu, 10 Oktober 2012

surat untuk keluarga kecil


Hai apa kabar keluarga kecilku di sebrang pulau sana, apa kabar pula kamar super berantakan, apa kabar adik – adik sisuper bandel Fajar dan Faldy tapi aku sangat sayang kalian, lalu apa kabar Orang Tuaku yang manis dan hebat, hehehe.. Kalau teringat suasana rumah kecil dan masih banyak kekurangan fisik untuk menjadi sebuah rumah sempurna pasti aku selalu senyum – senyum sendiri, yang teringat dalam benakku adalah kapan atap dapur bisa ditutupi plapon secara plaponnya masih setengah - setengah, kapan kamarku di cat ulang jangan setengah hiasan seperti make up perempuan yang tidak sempurna, kapan jendela – jendela di pernis ulang lalu kapan pula teras depan diganti lantai marmer. Huhhh.. memang kelihatannya menyedihkan tapi aku sangat mencintai rumah orang tuaku dan apapun itu kondisinya.
Apa kabar kalian (ayah – ibu)..??? aku harap kalian selalu bahagia. Oh iya, kini umurku sudah hampir ¼ abad dilahirkan dari benih cinta kalian. Aku masih teringat masa – masa aku di usia sekitar 3 atau 4 thn dahulu, saat aku merasakan indah kebahagian yang terpancar dari raut wajah kalian. Kebahagian yang sempurna dari buah benih cinta dan rumah tangga yang kalian bina, dan aku baru bisa menyadari saat umurku 4 thn. Andai saat aku pertama dilahirkan kedunia langsung mempunyai daya ingat mungkin aku akan mengingat kebahagian yang luar biasa dari kalian karena kesempurnaan cinta kalian yang membawaku ke dunia ini. Dan aku akan mengingat senyuman pertama kau Ibu saat mencium kening anakmu ini, lalu senyumanmu ayah saat kau pertama menggendong aku dalam hangatan pelukmu, tapi sayang saat itu aku belum mempunyai daya ingat. He,,he,,… 
Kemudian hari berganti hari dan aku mulai tumbuh dan tumbuh menyongsong hari bersama cinta kalian dan cinta kalian untuk membuka sebuah keluarga kecil yang di idamkan. Dan saat aku mulai memahami tentang kehidupan aku menunggu adik – adiku lahir sebagai teman kecilku untuk menemaniku saat kau (ayah) selalu sibuk dengak aktifitasmu untuk mencari nafkah keluargamu, untuk menemaniku saat kau (ibu) sedang sibuk memasak untuk mempersiapkan makanan – makanan yang lejat untuk kami. Lalu mereka hadir, mereka sangat lucu dan menggemaskan. Aku masih ingat tangisan adik – adiku Bu saat mereka lahir, aku sangat senang Yah saat itu dan kau tahu itu karena kau bilang mataku tak bisa dibohongi karena bahagianya aku saat itu, tapi aku yakin bahwa kalian yang lebih bahagia dibanding aku.
Kini adik – adiku sudah tumbuh dengan pesat mereka sudah sangat siap menyongsong hidup di dunia ini. Aku sangat bangga pada kalian karena kalian hebat, cinta kalian adalah pembelajaran yang tak bisa dipejalari oleh orang lain selain anak – anakmu ini.
Situasi memang kadang sulit untuk dimengerti, semua serasa tidak seperti yang kalian harapkan. Aku tahu kalian sangat sulit menghadapi cobaan keluarga ini, dan kini aku lebih cepat memahami apa yang kalian pikirkan tentang problem ini. Aku paham sekali karena kini aku sudah cukup dewasa untuk bisa melihat apa yang terjadi di rumah ini. (ayah – ibu) aku sangat membanggakanmu dan tak ada satu pasanganpun yang bisa mengalahkan cinta kalian. Aku ingin seperti ayah, dimana ayah yang kuat, bertanggung jawab, tak pandang panas-hujan, malam-siang, lelah-senang, letih-ceria, semua kau curahkan untuk keluarga kecilmu ini Istri dan anak – anakmu. Kelak aku akan selalu mengingat pejalaran – pelajaran yang kau beri yang tidak aku dapatkan dari edukasi sekolah, dan aku juga ingin berjanji kelak kau kuberikan gelar kakek maka saat itu pula aku akan jadikan kau kakek yang selalu jadi idaman cucumnya. Dan kau ibu, kau adalah ibu yang hebat, kau kuat melawan penyakit yang kau derita hampir 10 thn ini, sakit dan sedih aku sering lihat dari raut wajahmu walau kau terkadang menutupi itu semua demi suami dan anak – anakmu ini. Saat kita bersama kau selalu menyajikan makanan – makanan jelat ciri khasmu yang tidak bisa kami dapatkan dari restoran manapun. Kelak aku beri kau gelar nenek akan aku suruh cucu perempuanmu untuk selalu sepintar kau memasak, dan akan aku tanamkan pada cucumu untuk jadikan kau kebanggaannya.
Aku adalah anak sangat bersyukur karena sang maha pencipta, sang maha pengetahu telah memasangkan ikatan jodoh diantara kalian yang telah melahirkan kami anak – anakmu yang akan selalu bangga terhadap kalian. Kini aku tuliskan pada dunia lewat postingan Blog pribadiku ini agar semua orang tahu bahwa aku mempunyai orang tua hebat, kedua orang tua yang saling mencintai, menyayangi, mengayomi, dan aku percaya bahwa cinta kalian lebih besar daripada masalah kehidupan kalian didunia ini. 
Aku sangat iri melihat cinta kalian, cinta yang tumbuh dan dibina dengan pupuk yang tak bisa dibeli dimanapun, kini aku membanggakan semua tentang kalia. Kelak anak – anakmu ini mulai meninggalkan rumah kecil ini, aku harap kami anak – anakmu akan menemukan cinta pasangan hidup seperti cinta yang kalian miliki. Kami ingin membanggakan semua tentang kalian pada dunia, membanggakan cinta kalian diantara gemerlap bintang, membanggakan diantara butiran air percakan ombak di waktu senja, membanggakan diantara embun hujan yang jatuh kebumi, membanggakan kalian diantara cahaya mentari pagi karena kami percaya cinta kalian lebih indah dibanding keindahan alam ini.
Jagalah cinta kalian sampai kami anak – anakmu memberikan gelar kakek dan nenek, dan biarkan mereka cucu kalian tahu bahwa kekuatan cinta kami anak – anakmu berasal dari cinta kalian sebagai kakek dan neneknya. Jagalah rumah kecil dan suasananya ini, kelak kami – anakmu akan menjadikan pedoman rumah tangga kalian sebagai panduannya. Panduan yang tidak akan kami dapatkan dari tempat selain dari tempat kami dibesarkan. Jagalah kekompakan kalian menghadapi semua problem hingga kelak kami anak – anakmu akan memberitahu menantumu untuk bisa kompak seperti kalian. Jagalah rasa juang kalian dibalik cobaan yang selalu datang ini karena kelak kami anak – anakmu akan menjadikan itu semua sebagai pedang dalam menghadapi cobaan dalam rumah tangga kami kelak.
Ayah – Ibu terimakasih buat cinta diantara kalian, buat cinta kalian kepada anak – anakmu, buat cinta kalian terhadap keluarga kecil ini. Karena semua itu kami akan mengejar pelangi dan mengumpulkan bintang – bintang yang gemerlap untuk kami persembahkan kepada kalian.


Rabu, 03 Oktober 2012

no special activities

Arus mudik dan balik lebaran telah habis beberapa bulan yang lalu, liburan panjangpun telah berakhir dan aktifitas dan rutinitas kerja kini sudah berjalan. Yahhh.. aktifitas dan rutinitas yang selalu tidak memberikan warna tapi kita selalu saja melakukannya walau kadang hati berontak. inilah pilihan hidup kita, walau kita sadar bahwa kita tidak mempunyai pilihan lain sebagai karyawan atau pegawai disuatu lembaga perusahaan, yang aktifitasnya dihitung dengan waktu dan diatur oleh STO. sekarang nikmati sajalah ini semua, toh "tidak ada takdir terkecuali yang kita perbuat" lalu rasakan getaran aktifitas hidup ini seperti saat mengdengarkan lagu - lagu alternative punk atau rock dimalam hari. pasti semua terasa nikmat tanpa ada rasa kacau didalam hati.


Kamis, 06 September 2012

happy birthday my little angel

kini seberkas sinar akan kau tempuh dengan bertambah usia, esok kau telah dewasa dan esok pula kau telah siap menghadapi akan arti tentang penghuni pelanet ini. dimana sosialnya yang terkadang mengbingungkan dan membuat berbagai pertanyaan yang aneh yang sering sulit untuk di jawab.

  hai... kau bidadari kecilku, genggamlah tanganku, rangkulah aku untuk jadi pendampingmu dalam menempuh hitungan detik dalam tiap harimu, dan bersandarlah di bahuku dikala kau terlelah karena aku takan pernah jauh dari hatimu. lihatlah bidadari kecilku, kini kau beranjak dewasa dan kau tahu bahwa segala sesuatunya adalah mimpi dan harapan saat usiamu bertambah. doa ku untukmu adalah tetesan cinta dan sayang yang akan aku curahkan dari sini, dari hati ini dan dari cinta kita. bidadari kecilku "happy birthday" semua doa terbaik yang ada di dunia ini ingin aku kumpulkan. walau aku tahu semua doa itu takan cukup jika aku letakan di atas bumi ini, tapi aku tak peduli tentang berapa besar dan luasnya tempat untuk menampung doa yang terbaik yang sering terucap. karena saat ini aku tahu kau yang membutuhkan doa - doa itu, tapi tenang bidadariku semua doa itu telah aku kumpulkan dalam wadah cinta ini, cinta yang begitu besar dan luas hanya untumu.

hai bidadari kecilku, lihatlah kini kau tersenyum dan kau harus tahu senyumu adalah keindahan yang membuat semua mahkluk didunia ini merasa iri. dan aku tahu bahwa akulah yang paling beruntung yang bisa mengabadikan senyummu dalam hatiku. maka tersenyumlah bidadari kecilku, tersenyum untuk hari ulang tahunmu ini, tersenyumlah dalam hati ini dan tersenyumlah dalam keabadian cinta kita.

happy birthday my little angel, semoga bertambah dewasa dirimu maka segala sesuatu yang terbaik selalu menghampirimu dan hinggap dalam kehidupanmu selamanya.

Rabu, 04 Juli 2012

"Time has brought your heart to me, I have loved you for a thousand years"

denting malam telah berbunyi dan jam dinding menunjukan waktunya beristirahat dan untuk segera melupakan aktifitasku di siang hari tadi. melupakan aktifitasku yang tidak memberiku pilihan lain sebagai seorang pegawai. kini suasana di luar sana mulai terasa membisu dan hanya hembusan dingin angin malam yang memasuki celah jendela ruangan ini, sekali lagi aku harus segera terlelap dalam tidur untuk bisa menyongsong aktifitasku esok hari walau aku tahu aktifitasku hanya itu - itu saja dan cukup mebosankan.
.

lagi - lagi mataku tidak bisa diajak kompromi untuk malam ini, mata ini seakan membuat seluruh sistem syaraf di tubuh ini untuk tetap terjaga menemaninya. ada apa dengan malam ini yang membuat mataku tidak bisa terpejam oleh rasa lelah aktifitasku...???

ohhhh ternyata keadaan ini berawal dari apa yang dirasa hati belakangan ini, hati ini sedang merasakan kekuatan dan anugerah hebat berupa cinta. dan dia sosok bidadari kecil yang hinggap dihati membuat malamku tak berdaya melawan rasa yang indah dan hebat dibalik suasana letih dan dinginya malam ini. rasa yang indah ini ditemani sebuah lagu indah Christina Perri - A Thousand Years membuat aku melayang dan tak peduli apa yang terjadi malam ini.

cintah itu panggilan dia, panggilan yang membuat hari - hariku indah untuk memulai dan mengakhiri segala rutinitas aktifitas yang aneh. dan seakan lirik lagu yang aku nikmati malam ini ingin selalu aku nyanyikan buat dia walau aku tahu aku tidak berbakat dalam bidang menyanyi. tapi ini tentang cinta, tentang apapun yang terkadang aku tidak untuk memperdulikan apapun pula. seperti halnya "Time has brought your heart to me, I have loved you for a thousand years" dan aku juga tidak tahu tentang kalimat ini definisinya apa. tetapi untuk saat ini aku seperti wajib mengucapkan kalimat itu di hadapannya walau aku tidak mengerti akan apa yang terjadi hari esok. sekali lagi ini tentang cinta, dan ini adalah harapan yang ingin aku katakan dari kalimat itu untuk dia sang bidadari kecilku.

kini smile berawal dipagi hari ketika beberapa buah kata terhampar jadi kalimat yang dia sampaikan walau itu hanya kalimat sederhana, tapi ini bukan tentang kalimatnya tetapi ini cinta dan dia. dan kalimat pagi dari dia yang membuat aku terasa mudah untuk melakukan apapun yang akan aku hadapi. itulah pagi hebat yang dia berikan untukku, suatu hal yang hebat yang membuat aku semakin siap melawan rutinitas aneh.

walau kini malam telah larut dan aku sadar bahwa besok aktifitasku akan menguras pikiran dan emosionalku, tetapi aku katakan kepada esok bahwa aku akan ada dalam kekuatan cinta, kekuatan cinta dia dan aku yang akan selalu menemani melawan hari - hari yang kami lalui dan sekali lagi aku katakan "Time has brought your heart to me, I have loved you for a thousand years"




Jumat, 29 Juni 2012

tentang coach

hampir satu bulan penuh gue belum lagi buka blog dan membuang beberapa kata yang menjadi hamparan kalimat. terakhir kali gue menulis itu tanggal 02 Juni 2012, dan saat itu gue menulis tentang bidadari yang hinggap di pikiran kepala ini. dan untuk sekarang gue juga bingung mau menulis apa dalam blog ini. yang pasti begini deh, daripada gue bingung - bingun dengan apa yang mesti gue pikirkan untuk memberi kata - kata pada blog ini, mendingan gue share dari apa yang gue baca di blog teman gue.

teman gue memang pintar menulis kayanya walau gue juga gak tahu apa dia benar - benar pintar menulis dan punya bakat dalam bidang tulis. tetapi tulisan dia sangat bagus dan dapat dengan cepat gue mengerti, setiap gue mulai menulis dalam blog ini gue pasti baca dulu blog dia sebagai acuan dan motivator dalam tulisan gue. karena gue pikir dia tipe anak yang hebat yang tak selalu menjadikan lingkungan dan apa yang dilihat oleh sebagai tuntutan hidup dia. seperti dia bilang dalam tulisannya :

ini dia tulisannya " Gue sering ngerasa malu juga setelah dipikir-pikir lagi. Songong banget hidup yang udah hampir 20 sekian tahun ini *eehm... gue selalu berpikir gue ini udah mandiri se mandiri-mandirinya deh. Gue emang jarang banget melibatkan banyak orang dalam urusan yang gue anggep pribadi. Tapi bukan berarti gue ga butuh orang lain ya... Ini cuma masalah biasa dan enggak biasa aja kok. Biasanya buat hal-hal yang gue anggep udah bisa gue selesein sendiri, ya gue ga bakalan banyak omong. Dan malah gue suka lupa kalo gue lagi ada masalah.haha...maap aja gue bukan tipe yang suka mikir-mikir begitu ya. Kadang-kadang kalo lagi gondok banget atau lagi sensi banget dan ga ada penyalurannya sama sekali *secara maki-maki orang yang lagi gue keselin juga enggak bisa* biasanya gue nulis. yang paling gampang si nulis kutukan di status twitter. Mulut gue lebih berbahaya kalo udah menyumpah serapah begitu ya...beware!!! Ortu juga jarang banget terlibat dalam masalah-masalah gue, itu adalah salah satu kehebatan gue juga karena dapet kepercayaan penuh dari Ortu. *Maaf walau sebenernya udah banyak ngecewain*. Bersyukur banget gue bisa punya orangtua yang enggak terlalu ikut campur dan sangat pengertian sama anaknya yang songong. Trims ya...mom & dad *Ehhm.. Akhir-akhir ini berhubung tanggal ulang tahun gue yang semakin deket, gue jadi sering keingetan juga. selama 20 sekian tahun ini seinget gue belom pernah gue ngambil satu keputusan yang "Besar", yang berarti itu bakalan nentuin kemana arah hidup gue ini untuk seterus seterusnya lagi. Gue tipe yang lurus-lurus aja. Saking lurusnya sampe-sampe di depan ada tembok,ada tong sampah, ada jurang juga gue masih tetep jalan lurus.hahaha.... Gue udah sangat mandiri dan hidup terpisah dari orang tua gue. Tapi gue belom bisa mutusin hidup gue ni mau di apain???? Gue si baru menikmati semua yang ada depan mata aja. Gue sama sekali belom ngambil putusan apapun tentang harus gimana, ngapain, apa yang gue mau, atau apa lah gitu... Kepikiran juga baru sekarang :p. Kayanya gue emang harus banyak-banyak baca buku rohanin biar punya tujuan hidup apa ya??? saking wolesnya gue sama hidup.... Gue liat temen-temen gue ada yang begini, ada yang begitu, yang sedih karena ini, yang punya masalah itu, yang udah jadi anu, yang masih berusaha jadi anu, rasanya gue seolah-olah keluar dari proses itu ya??Gue enggak pernah tau kemana takdir bakalan mendaratkan gue, seharusnya si enggak jelek-jelek banget takdir hidup gue ya??hahhaa... amiiiiiiiin!!!!

tulisan ini keren, kriteria yang di tulis menggambarkan itulah dia. sosok yang selalu bisa menghadapi dan menikmati hidupnya sendiri, dan itu sungguh luar biasa. dan itulah yang kenapa gue selalu bilang dia "coach" dan itu pas banget buat panggilan dia. jadi pengen tahu tentang hidupnya, pengen gue gali semua pengalaman hidup dia untuk jadi buku panduan gue.

"coach, kau hebat kali bah" mungkin kalimat yang tepat gue bilang secara tempat gue berdirih saat ini adalah ranah Medan :D. sekali lagi coach, tulisan hebat... ni dia orangnya ---> (@ay_ayro)


Sabtu, 02 Juni 2012

siapa dia ...

Siapa dia...? begitulah pertanyaanku belakangan ini. Siapa dia yang kini hadir dalam hitungan detik waktu yang aku lalui, siapa dia yang kini berirama dengan nada detak jantungku, siapa dia yang membuat imajinasi - imajinasi hebat dalam pikiranku, siapa dia yang membuat aku tidak lagi memikirkan kegelapan hari, lalu siapa dia yang telah membuat warna pelangi begitu indah. dan sekali lagi aku bertanya siapa dia ...? Tuhan, inikah tentang dia ...? Tuhan, apakah kau kirim dia untuk ku ...?

Kini dia adalah sosok yang menemani hari - hariku, menemani aktifitasku dan dia selalu meyakinkan aku untuk selalu tidak kalah melawan hari. Untuk mu (dia), aku hanya bisa berkata "welcome to my life" dan terima kasih untuk semua yang terjadi dalam hidupku belakangan ini. Aku selalu berharap tentang apa yang terjadi ini akan terus aku alami hanya denganmu (dia). Sekali lagi aku katakan "aku hanya ingin mengalami semua yang terjadi ini hanya denganmu (dia)"

Jumat, 13 April 2012

ini hanya tentang nomer 24

Pada tanggal 08 April 2012 maka aku ucapan welcome 24 thn, dan kini kau hadir menggantikan posisi pendahulumu yaitu 23 thn untuk menempati kursi di pundak kehidupanku. Seperti biasa aku katakan pada semua hitungan angka usia yang hinggap di tubuhku, bahwa aku punya permintaan dan pastilah permintaanku adalah sebuah harapan dan doa yang terbaik selama kalian ada dalam tubuhku. Dan kali ini aku katakan hal ini padamu 24 thn selaku pengganti angka 23 thn dalam hidupku.

Sesungguhnya kedatangan angka 24 thn ini sangatlah kurang sempurna, apalagi melihat hitungan yang cukup lumayan matang untuk usia 24 thn. Sebelumnya aku mendambakan, saat malam perpisahan antara usia 23 thn dengan tubuh ini dan disaat itu pula datangnya usia 24 tahun. Ada sosok hawa yang mungkin belahan jiwaku membawakan sebuah kue tart cokelat persegi dengan ukuran 10 x 10 cm ditambah satu batang lilin kecil berwarna biru tepat ada di depan mataku. Atau tiga potong donat cokelat diatas piring yang di tata menumpuk dan tidak lupa lilin kecil berwana biru ditengah lingkaran donat tersaji di depan mataku, maka sempurnalah kedatanganmu wahai usia 24 thn. Tapi semua itu tidak terjadi dan itu hanya harapan untuk mengawali usia 24 thn dan dilanjutkan harapan - harapan baik yang lainnya.

Sekarang angka 24 sudah hinggap di pundak tubuh ini, dan aku persilahkan kau duduk dalam kursi tubuh ini walau tak sesuai yang aku dambakan saat kau datang. Tetapi aku tidak menyalahkan kedatangmu, aku juga tidak akan membebani usia ini dengan hal - hal sering di bilang orang suatu keharuskan dalam usia ini. Sekali lagi aku katakan padamu wahai 24 thn, bahwa kau adalah sahabatku untuk satu tahun mengarungi kehidupan duniaku. Aku hanya berharap padamu 24 thn, jangan kau dengarkan ocehan - ocehan yang sering bukan urusanmu. Karena yang aku tahu, kau hanyalah menemaniku tanpa harus terbebani hal - hal yang tidak penting selain kebersamaan dan doa kita berdua untuk harapan yang terbaik dan indah di akhir nanti.

Usia bukankah hanya hitungan angka, dan bukan beban yang harus diukur dengan beratnya hitungan tersebut. Maka mari kita sambut satu tahun kedepan dalam zona 24 thn ini untuk harapan yang terbaik, mari kita berjalan menikmatinya, mari kita melangkah dengan kedewasaan untuk suatu keberhasilan. Dan di akhir nanti saat kau bernjak pergi untuk di gantikan penerusmu maka kau tinggalkan suatu hal yang indah dan baik untuk di lanjutkan oleh usia 25 thn.

Mari kita bersama menempuh ini semua dengan tugas masing - masing. dan kau 24 thn, cukuplah kau duduk di tubuh ini serta mengingatkanku akan dirimu ada dalam tubuhku, serta memotivasiku untuk selalu menjalani yang terbaik karena hidupku hanya sementara di dunia ini. Dan aku juga tidak tahu usiaku endingnya pada angka berapa untuk berada di dunia ini. Maka aku hanya ingin bersemangat menempuh usia 24 thn ini, dan mari jalani kebersamaan tubuh dengan usia 24 thn ini tanpa harus terbebani oleh apapun dan siapapun.

Sabtu, 07 April 2012

just question

Malam ini aku coba berteriak kembali, mencoba membuka mulut yang selalu membisu karena suatu keadaan hidup. Tetapi kenyataan bahwa mulutku hanya bisa diam untuk meneriakan keadaan ini, dan tidak bisa berteriak seperti harapanku di malam - malam sebelumnya. Ingin rasanya suaraku laksana guntur yang berkumandang riang tanpa peduli apapun yang diterpanya di saat hujan. Menghacurkan segala bentuk yang menghalangi teriakannya, dan tak ada seorangpun yang bisa memarahi dia untuk berhenti berteriak. Itulah hebatnya guntur dengan suara yang hebat untuk berkumandang riang saat hujan turun kebumi.


Keadaan hidup ini yang membuatku bisu tak bersuara, tapi aku harus menyalahkan siapa atas keadaan ini. Tidak mungkin aku menyalahkan orang tua yang telah mengantarku untuk hidup kedunia, atau tidak mungkin pula aku marah kepada Tuhan yang telah menghembuskan nafasku kedunia. Memang sering aku memvonis keadaanku yang seperti tidak adil, tapi aku cukup sadar dan tahu percis bahwa diluar sana masih banyak yang lebih tidak beruntung lagi dari keadaanku. Aku juga tahu diluar sana banyak yang lebih kurang bahagia dariku dan lebih menyakitkan dari keadaahku.


Berbagai hal dan masalah ini cukup membuat aku lemah dan letih. Aku serasa tidak sanggup lagi menjalani ini sendiri, memikul semua kenyataan yang sebenarnya itu bukan kenyataan pada diriku atau tubuhku ini. Tuhan, kau yang tahu tentang apa yang aku pikirkan dan kau pun tahu tentang apa yang akan terjadi terhadapku. Tapi sekiranyalah kau berbaik hati untuk kali ini, berbaik hati saat hambamu ini mulai tidak seimbang menjalani perjalanan ini. Kaki ini serasa letih dan pegal saat aku berjalan, tangan ini serasa tak sanggup meraih akan apa yang aku lihat, dan mata ini seperti sayup ketika aku harus melihat kedepan yang begitu jauh disana. Tolonglah aku untuk kali ini, karena aku tidak mengerti harus kemana dan kepada siapa aku memohon. Yang aku tahu hanya kau yang memberi cobaan dan jalan keluarnya, aku cukup tidak peduli tentang arahan dari suara burung di sekelilingku yang selalu membuat aku bingung akan kicauan mereka.


Kini keadanku semakin tidak benar untuk dilihat, situasi yang kacau menimbulkan amarah di berbagai tempat yang aku singgahi. Keadaan ini sangat konyol, keadaan yang sulit aku lawan dengan otak yang ukuranya kecil di banding isi lambungku. Walau keadaan ini tidaklah membuatku untuk mengeluarkan amarahku terhadap cangkir kopi yang menemaniku malam ini, tetapi aku mengabaikan kopi panasku menjadi dingin karena pikiran yang melayang tidak jelas arah dan tujuan.


Sekali lagi tuhan, aku tidak perlu nyanyian tetangga rumahku untuk memberikan solusi yang sering kali membuat aku emosi. Untuk kali ini aku ingin dengarkan suaramu Tuhan untuk memberiku petunjuk, karena aku tidak ingin keadaan ini membuat semua menjadi aneh untuk esok hari. Tuhan jangan kau membuat pikiran selalu mempertanyakan keadaan ini, maka untuk malam ini semua tulisan ini hanya untuk bertanya kepada-MU.

Sabtu, 31 Maret 2012

Negeri Abu - Abu

Indonesia 30 Maret 2012

Kawan, dalam seminggu ini negeri tercinta kita dalam situasi yang sangat genting akibat rencana Pemerintah akan menaikan BBM bersubsidi. Setiap hari dan disetiap daerah dari sabang sampai merauke aksi demontrasi sedang marak terjadi.

Kawan, setiap hari dalam seminggu ini media elektronik dan cetak mengabarkan tentang bebagai aksi demontrasi. Demontrasi yang terjadi di negeri ini seakan mengingatkanku pada era reformasi tahun 1998 lalu. Dimana Fasilitas umum milik kita rata – rata hancur akibat emosi teman – teman mahasiswa dan masyarakat yang laksana bom meledak ditengah pusat kota. Fasilitas umum milik kita seperti lampu merah, pos polisi, pagar – pagar di jalan raya, atau gerbang kantor pemerintahan, mobil dinas pemerintah kita dll kini rusak akibat emosi teman – teman mahasiswa dan masyarakat yang demo. Keadaan teman – teman dan saudara – saudar kita yang marah di luar sana seperti mulai tidak percaya terhadap manusia – manusia yang mewakili mereka untuk duduk dengan mahkota yang kita pakaikan di kepala mereka untuk memimpin negeri permai tercinta ini. Dan keadaan itu sangat memperihatinkan untuk kita saksikan, karena peperangan terjadi sesama saudara – saudara kita sendiri.

Kawan, aku sangat tidak mengerti tentang ilmu pemerintahan ataupun politik. Tetapi aku sedikit memahamii akan keadaan kita dan saudara – saudara kita (Rakyat Indonesia) yang seperti dilupakan oleh mereka selaku tonggak perwakilan kita di senayan sana. Dan mereka seakaan tidak percaya lagi ketika orang – orang pemerintah yang semestinya mereka hormati kini mereka yang mewakilinnya malah menghianati karena korupsi dan hal – hal yang tidak pro rakyat.

Kawan, perang oposisi dan koalisi partai yang terjadi di negeri ini seakan hanya symbol untuk memperjuangkan kantong dan ketenaran mereka sendiri selaku oposisi dan koalisi. Bahkan ada partai – partai koalisi yang mulai membelot dari partai pemerintahan yang selaku raja karena kemenangan pemilu 2009 lalu. Lalu apakah hal seperti itu hanya sebagai cari muka menjelang pemilu 2014 karena keadan panas ini..? dan apakah partai oposisi benar – benar pro terhadap rakyat, atau hanya mencari muka agar rakyat merasa simpati kepada mereka sehingga memudahkan untuk pemilu 2014 nanti..? ataukah partai penguasa selaku pengisi tahta kepemerintahan seakan lupa terhadap kepercayaan rakyat berikan kepada mereka sampai mereka menaikan harga BBM saat keadan ekonomi rakyat tidak kondusif, dan itu seperti bom yang meledak di kehidupan mereka. Dan lihatlah sekarang, keadan teman – teman mahasiswa dan masyarakat seolah mereka tidak melihat lagi suatu kepercayaan terhadap orang – orang yang duduk dengan mahkota itu. Kemudian mereka melakukan demo di berbagai daerah dan ibu kota, dan begitu marak dengan anarkisme.

Kawan, lihatlah kabar ini dengan kepala dingin dan jangan dengan nafsu akibat media yang mengabarkan berita untuk mencari siapa yang salah dan benar. Lalu janganlah kita terpropokasi akibat pemberitaan atau isu - isu yang sering kita dengar hanya setengah dan belum sepenuhnya.

Senin, 26 Maret 2012

lagi - lagi sosial hidup yang kalian permasalahkan

kawan, hidup kalian sangat indah dan kalian sangat beruntung dengan keadaan itu menurut pandangan mataku. tapi bukankah arti kehidupan itu sama dan tanpa perbedaan dari sehelai benang yang menutupi tubuh ini. kawan aku sering mendengar dan melihat kalian memperbaharui setatus kalian di jejaring sosial, dan aku juga sering membaca tentang tulisan kalian. Bahkan dari kalian sering mengingatkan tentang apa yang akan kita bawa saat menghadap pencipta hidup ini, sering pula kalian bilang bahwa kita hanya di bekali selembar kain yang tak seberapa harganya yang akan membungkus kita dan itu juga akan cepat rapuh dan memudar dari tubuh kita saat kita berbaring di perut bumi.

kawan, cerita hidup kita memang beda dan kebutuhan kita juga berbeda. aku sadar bahwa materi sangatlah membantu kelangsungan hidup ini, bahkan materi sangat menunjang bagi kehidupan. tapi aku hanya memohon jangan jadikan materi adalah batasan sosial ini dan jangan jadikan pula materi sebagai tembok pemisah sosial kita.

lalau tetang profesi hidup kawan, bukankah itu hanya formalitas kita dan bukankah itu hanya alat pembantu kita untuk membantu kebutuhan kita terhadap kebutuhan materi selama keberadaan kita diatas bumi ini. tapi aku seakan merasa yakin kalau profesi bukanlah tolak ukur seberapa hebat kita menahan terpaan angin cobaan kehidupan ini. aku juga merasa yakin itu bukan suatu klimaks yang indah dan sempurna untuk keberadaan kehidupan kita selama berada di dunia ini.

maaf kawan bukan maksudku untuk menggurui kehidupan kalian melalui tulisan ini, tapi aku hanya merasa marah saat mendengar goresan pena kalian yang selalu membanggakan profesi kalian. dan aku hanya ingin mengingatkan bahwa tolak ukur kehidupan kita bukan dari segi itu. bukankah kehidupan kita diukur dari seberapa baik dan buruknya kita selama berada di dunia ini.

aku hanya menyayangkan hal - hal seperti itu, dan mungkin aku hanya salah satu dari generasi kita yang tak seberuntung kalian. maka dari itu, aku cukup merasakan saat aku tidak seberuntung kalian dan rasanya cukup sulit, seperti hidup ini hanya ditopang oleh ranting kecil tua dan rapuh dan keadaan itu cukup menguras emosi dan materi, tapi kenyataan itu terus aku perjuangkan walau aku hanya seperti ini dan berbeda dari kalian.

kawan pergunakan hidup kalian bukan banggakan kehidupan kalian. kawan gunakan hidup kalian bukan nikmati hidup kalian. dan itu akan cukup membawa kalian pada definisi kehidupan di dunia yang sesungguhnya, itu saja

Minggu, 18 Maret 2012

kopi hitam manisku

sebuah cangkir kembali menghampiri meja kerjaku malam ini, tak bukan dan tak lain itu adalah kopi hitam yang manis tersaji lagi untuk malam ini. entah apa makna dari secangkir kopi hitam manis malam ini, secara mataku belum ngantuk dan aku masih bisa melanjutkan aktifitasku didepan komputer ini tanpa harus ada secangkir kopi.

hari ini salah seorang teman terbaikku yang sudah seperi abangku telah meminang seorang wanita untuk jadi pendamping hidupnya. "congratulations" kawan semoga pilihanmu adalah cita - cita dan tercipta untuk menutupi kelemahan dirimu dan mengendalikan kelebihan dirimu. aku cukup senang dan bangga akan semua perjuanganmu selama ini, kau cukup hebat dan kau bagai inspirator kaum adam yang ada di sampingmu. kawan kejadian hari ini aku tuliskan dalam goresan tinta hidupku, aku jadikan syair dalam hidupku dan aku gambarkan dalam pandanganku untuk aku melangkah.


kecerianmu kawan membuat aku iri, membuat aku memikirkan akan pribadiku. aku ingin sepertimu tapi aku bukanlah kamu. aku juga tidak tahu apa yang menjadi jalanmu untuk seperti itu, aku bahkan tidak mengerti tentang alunan langkah kakimu. yang aku tahu bahwa aku bukan kamu dan kamu bukan aku yang bisa sama dalam satu tujuan hidup di dunia ini. kawan aku hanya bisa berdoa untuk bisa sepertimu, walau aku tahu itu hanya sebatas doa dan aku juga tahu kalau hidup setiap manusia pastilah tidak sama karena itulah Tuhan sangat hebat. Tuhan menciptakan berjuta manusia dan begitu pula dengan jalan hidup mereka yang berbeda dari yang satu dengan yang lainnya.


secangkir kopi manis laksana ceritaku kawan, cerita yang hitam tapi manis bahkan cerita manis tapi hitam. rasa dan warna kopi itu seperti aku yang sampai detik ini aku masih belum bisa dan menemukan yang bisa menyentuh hatiku untuk meyakinkan diri ini seperti dirimu yang telah menemukannya kawan. ceritaku sangat aneh kawan, sangat rumit dan sangat membosankan karena ending yang selalu gagal. aku jenuh seakan aku tak bisa menemukan rumus - rumus tentang arti pasangan hidup. tapi aku cukup tahu bahwa Tuhan lebih adil dan lebih tahu tentang siapa yang akan ada di sampingku kelak.


kawan, ternyata secangkir kopi malam ini seperti menggambarkan cerita cintaku. aku tahu kalau aku bukan kamu dan kamu bukan aku, tapi aku akan berusaha untuk bisa sepertimu walau aku tahu ceritaku tidak akan sama sepertimu. aku hanya berharap, rasa semangatmu dan perjuanganmu akan hinggap dalam diriku.